Tips Dari Nenek

Belajar Mengedit Sendiri

Selesai membuat cerita, sebaiknya dibaca dulu sebelum dikirim.

Bobo Online - Ketika sudah selesai membuat cerita, apa yang kamu lakukan? Mencetaknya? Atau mengirimkannya ke majalah? Tunggu, apakah kamu sudah melakukan self-editing atau mengedit tulisanmu sendiri?

Self editing adalah mengedit atau merapikan tulisan sendiri. Self editing sering dilakukan oleh para penulis untuk memperbaiki dan memperhalus hasil tulisan mereka. Lalu, apa yang perlu diperhatikan untuk diedit?

 

depositphotos1
 

1. Alur Baca keseluruhan ceritamu. Apakah ceritanya sudah mengalir dan enak dibaca? Apakah kamu tidak bingung ketika membacanya? Apakah perpindahan tempat dan waktu gampang dimengerti?

2. Rasionalitas. Coba baca lagi, lalu cermati adegan per adegan. Apakah semuanya sudah masuk akal? Kadang-kadang, karena terjebak dengan imajinasi kita menulis hal-hal yang tidak masuk akal dalam sebuah cerpen. Misalnya ada anak berumur 3 tahun yang sudah pandai berbelanja sendiri ke supermarket. Kira-kira, dalam kehidupan nyata, mungkinkah itu terjadi? Tentu saja akan lain ceritanya kalau yang kita buat adalah cerita dongeng atau fantasi.

3. Panjang Naskah. Kalau kamu ingin mengirimkan cerita ke majalah atau membuatnya menjadi buku, biasanya ada ketentuan panjang naskah yang harus kamu tepati. Coba cek ceritamu, apakah panjangnya sudah sesuai dengan permintaan? Kalau memang terlalu panjang, harus kamu potong dulu.

4. Konsistensi. Ini yang sering terlewatkan. Teliti lagi naskahmu, apakah sudah sesuai bagian awal, tengah, dan akhirnya. Sering terjadi, tokoh yang sama tetapi namanya berbeda di bagian awal dan akhir cerita. Kadang-kadang, terjadi juga dengan setting tempatnya. Di depan diceritakan kejadian penculikan di apartemen mewah. Di belakang ditulis kalau kejadian itu terjadi di pasar. Beda banget, kan?

5. Efektivitas. Apakah kalimat-kalimat yang kamu buat sudah efektif? Apakah cerpenmu tidak bertele-tele dan berputar-putar? Coba cek lagi tips Nenek tentang cerpen yang terlalu panjang.

6. Ejaan dan Tanda Baca. Terakhir, cermati lagi ejaan dan tanda baca yang kamu gunakan. Apakah kamu sudah menuliskan semua kata dengan benar? Apakah kamu sudah menempatkan tanda baca dengan tepat? Baca juga tips Nenek tentang ejaan dan tanda baca, ya!

Membaca cerita untuk mengedit jangan cuma sekali, ya! Baca lagi dan baca lagi. Kalau perlu, tinggalkan dulu beberapa waktu, baru dibuka lagi, supaya kamu tidak bosan. Kamu tentu ingin memberikan tulisan terbaikmu untuk pembaca, bukan?

Author

kidnesia

Tags