Penemuan yang Tidak Sengaja Ditemukan

Penemuan yang Tidak Sengaja Ditemukan

Kidnesia.com - Dari ketidaksengajaan, ternyata dapat tercipta penemuan yang mendunia. Bahkan terus ada dan berkembang sampai sekarang.

Es dengan Stik Kayu

Popsicle

Sumber Foto: todayifoundout.com

Penemunya adalah seorang anak berusia 11 tahun, lo. Ialah Frank Epperson, dari San Francisco, California. Pada suatu malam di musim dingin tahun 1905, Frank membuat minuman soda berasa. Kemudian, ia meninggalkan gelas minuman itu di teras rumah begitu saja. Keesokan paginya, ia menemukan minuman itu sudah beku bersama stik pengaduk di dalamnya.

Ketika Frank dewasa, ia meraih kesuksesan dari penemuan sederhananya. Idenya itu pun menyebar hingga ke seluruh dunia. Sampai sekarang pun kita masih bisa menikmati penemuannya itu, ya. Sluurp!

Choco Chip Cookies

Sumber Foto: womansday.com.au

Kukis Cokelat Chip

Kukis cokelat chip ditemukan oleh pemilik restoran di Massachusetts, Amerika Serikat. Suatu hari pada tahun 1930, Ruth Wakefield ingin membuat kukis rasa cokelat. Sayangnya, ia kehabisan campuran cokelat untuk adonan kukis. Sebagai gantinya, ia memotong kecil-kecil cokelat batangan. Ia berharap potongan cokelat itu akan meleleh dan menyerap pada adonan. Ternyata dugaannya meleset. Ketika kukis diangkat dari pemanggang, potongan-potongan cokelat itu justru menggumpal. Terciptalah kukis dengan taburan cokelat chip.

Berkat penemuan yang tidak sengaja itu, Ruth Wakefield menjadi salah satu perempuan penemu paling terkenal di abad ke-20.  

Kertas Post-It

Post-It

Sumber Foto: funny-pictures.picphotos.net

Pada tahun 1970, perusahaan 3M di Amerika Serikat ingin menciptakan lem perekat baru yang super lengket. Sayangnya, perekat itu gagal dan malah merekat dengan lemah. Suatu hari, salah satu peneliti di 3M, Arthur Fry mencoba menggunakan perekat gagal itu. Ia memakainya untuk menempelkan kertas pembatas pada halaman buku. Benar saja. Arthur tidak lagi kerepotan menandai bukunya dengan kertas. Lem itu menjaga kertas pembatas tetap melekat, tanpa merusak kertas buku ketika dilepas.  

Perusahaan 3M pun memproduksi kertas dengan perekat lemah itu secara nasional pada tahun 1980. Kertas itulah yang sekarang dikenal sebagai "Post-It".

Tea Bag

Sumber Foto: greenprophet.com

Teh Celup

Sekitar tahun 1908, seorang pedagang teh di New York, Thomas Sullivan, menawarkan teh yang dibungkus dalam kantong kecil. Ketika akan menghidangkan teh kepada pelanggan, Thomas membuka lalu menuangkan teh dari dalam kantong. Menurut selera pelanggannya, mereka lebih suka jika kantong teh itu langsung saja dicelupkan dalam air. Semenjak itu, Thomas mengembangkan teh dalam kantong. Sampai terciptalah teh dalam kantong dengan tali penggantung.

Teks: Cesita; Sumber Foto Thumbnail: atty4kids.org

Author

kidnesia

Tags

Related Article