Pacoa Jara di Bima

Pacoa Jara di Bima

Kidnesia.com - Ada yang istimewa dari Pacoa Jara atau pacuan kuda yang diselenggarakan di Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Para penunggang kuda yang lincah itu masih berumur 6-12 tahun!

Di Pulau Sumbawa, pacuan kuda menjadi permainan populer. Permainan ini diikuti oleh anak-anak yang masih sekolah di sekolah dasar. Di Kabupaten Bima, pacuan kuda dikenal dengan nama Pacoa Jara, sedangkan di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat disebut Maen Jaran.

Desa-desa di Kabupaten Sumbawa rata-rata memiliki arena pacuan kuda sendiri atau dalam Bahasa Sumbawa, disebut "Kerato". Kerato-kerato di berbagai desa itu punya jadwal tanding masing - masing, lo! Para peserta berdatangan dari Dompu, Bima, dan Kabupaten Sumbawa untuk datang mengikuti lomba.

Biasanya lomba ini dilaksanakan setelah masa panen padi, yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas panennya. Karena keunikannya ini, lomba pacuan kuda di Pulau Sumbawa sekarang menjadi daya tarik wisata. Bahkan, perlombaannya jadi banyak hadiah seperti uang, sepeda motor, kulkas, dan kipas angin.

Para penonton yang datang ke lomba pacuan kuda terus berteriak menyemangati para joki cilik yang gagah berani. O ya, para joki cilik ini harus berlatih dulu untuk menunggang kuda sebelum lomba. Bahkan, jauh sebelum ada perlombaan, para joki sudah terbiasa menunggangi kuda. Latihan bagi para joki dilakukan agar mereka lebih siap di arena lomba dan terhindar dari cidera.

Siapa yang mau jadi joki? Eits, harus menyiapkan kondisi fisik dan berlatih dulu, yaaa.

Sumber: Kompas, Foto: Kompas/Khaerul Anwar

Author

kidnesia

Tags

Related Article