Sains Teknologi

Pelangi Terbalik

Pelangi Terbalik

Kidnesia.com - Hayo siapa yang pernah melihat pelangi? Bagaimana bentuknya? Melengkung dengan bagian cembungnya ada di atas. Eh bagaimana kalau pelanginya terbalik?

Ada fenomena alam yang namanya circumzenithal arc. Fenomena ini ketika pelangi bentuknya terbalik. Biasanya, pelangi yang warna-warni itu bentuknya cembung di atas. Nah, saat circumzenithal arc bentuk pelanginya cembung di bawah. Kenapa bisa begitu ya? 

Kristal Es

Umumnya, pelangi terbentuk karena pembiasan cahaya melalui air hujan. Pelangi terbalik ini berbeda prosesnya. Pelanginya muncul karena pembiasan cahaya melalui kristal es yang ada di dataran tinggi. Kalau mau melihat pelangi ini, kita harus datang di negara yang punya musim dingin, ya. 

Dibandingkan pelangi biasanya, warna pelangi ini lebih terang. Karena bentuk kurvanya langsung mengarah ke matahari. Urutan warna yang ada di pelangi ini juga terbalik, lo. Ayo sebutkan warna pelangi yang biasanya. Yap, mejikuhibiniu atau merah, jingga, kuning, dan ungu. Dalam fenomena ini, warna pertama yang ada di pelanginya adalah ungu. Hihihi, kita harus menyusun lagi warnanya ya biar mudah menghafalnya. 

Pelangi terbalik ini termasuk fenomena Halos, lo. Fenomena Halos adalah fenomena optik karena interaksi cahaya dengan kristal es. Sayang ya di Indonesia tidak melihat pelangi terbalik ini. 

Teks: Shela Kusumaningtyas    Sumber foto: creativecommons.org

Author

kidnesia

Tags

Related Article