Ilmu Pengetahuan Umum

Pindang Bandeng, Makanan Khas Imlek

Pindang bandeng | Sylvana Toemon

Kidnesia.com  – Perayaan Imlek di keluarga keturunan Tionghoa selalu diwarnai dengan makan bersama. Makan bersama ini tidak hanya untuk mendekatkan hubungan keluarga, lo. Makanannya sendiri memiliki makna tertentu.

Ikan bandeng adalah salah satu bahan makanan yang selalu ada saat perayaan Imlek. Ikan bandeng disajikan utuh, dari kepala sampai ekornya. Masing-masing orang di sekeliling meja makan harus mendapatkan bagian dari ikan ini.

Ikan bandeng menjadi simbol dan harapan untuk terus maju dalam kehidupan. Sama seperti ikan yang hidupnya di air selalu terus maju dan tidak menabrak walaupun cahaya redup. Adanya ikan bandeng ini menjadi harapan supaya kehidupan orang yang memakannya selalu maju dan tidak menabrak halangan.

Ikan bandeng yang dimasak untuk makan bersama saat tahun baru Imlek adalah ikan yang bermutu baik dan masih segar. Ikan yang dipilih yang berukuran besar dan bermata bening. Ikan-ikan bandeng berukuran sebesar itu biasanya hanya dijual menjelang hari raya Imlek. Harganya kadang-kadang lebih mahal dibandingkan biasanya. Harga yang mahal itu tidak boleh ditawar, lo. Karena mengurangi harga dianggap mengurangi rezeki.

Ikan bandeng adalah ikan yang memiliki banyak duri. Ada yang memasaknya dengan panci bertekanan tinggi sehingga tulangnya menjadi lunak. Tulang-tulang yang lunak ini dapat dimakan tanpa perlu memisahkannya dengan dagingnya. Ada juga yang memasaknya seperti biasa. Duri-duri ikan yang banyak dianggap sebagai banyaknya rezeki yang akan diterima oleh orang yang menyantapnya. Bagi yang berpandangan seperti ini, makin banyak durinya, makin baik. Kalau kamu lebih suka makan ikan bandeng yang seperti apa?

Untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2017, Bobo mengadakan kuis berhadiah Koper Bobo yang mungil tetapi keren. Syarat dan cara mengikutinya bisa kita buka tautan ini  http://bit.ly/KuisBobo42

Author

Sylvana Toemon

Kak Ana suka membaca, membuat sesuatu untuk dibaca, jalan-jalan, dan jualan-jualan. Pengagum dedaunan dan seni bangunan ini bercita-cita ingin keliling dunia. Suara altonya menjadi bagian dari paduan suara yang selalu riang gembira.

Tags

Related Article